Showing posts with label Kepemimpian. Show all posts
Showing posts with label Kepemimpian. Show all posts

April 23, 2012

MEMIMPIN, MEMBUAT PELANGI


Pemimpin harus bisa bekerja sama dengan anggota yang berasal dari berbagai komponen. Baik itu berbeda suku / ras, agama, latar belakang pedidikan dan terlebih lagi berbeda persepsi. Tujuan dari kerjasama adalah  pemimpin dapat menghentarkan semua pengikutnya pada satu tujuan yang disepakati bersama yaitu yang menjadi visi bersama.

Visi ini mungkin berasal dari visi pribadi pemimpin, namun dengan ketrampilan mentransfer visinya (baca artikel mengajarkan visi) pemimpin harus mampu mempropaganda pengikutnya mengikuti visinya.

Ini tidaklah mudah. Saya percaya bahwa tak ada manusia di kolong langit ini persis sama satu dengan lainnya. Sekalipun mereka adalah kembar siam. Setiap manusia unik dengan pemikirannya dan seluruh keberadaannya. Tantangan pemimpin ialah bukan menjadikan berbagai warna pengikut menjadi satu warna yaitu warna pemimpin tetapi mengharmonikan semua warna pemimpin tersebut menjadi harmoni satu dengan lainnya, akhirnya dapat terlihat sebagai pelangi dimana setiap warna memainkan fungsi unik sesuai dengan keunikannya.

Akhirnya saya ucapkan selamat memimpin; selamat membuat pelangi.

MEMIMPIN, MEMBUAT PELANGI
http://kepemimpinan.wordpress.com

Mengajarkan Visi



Pemimpin bukan saja harus memiliki visi tetapi ia juga harus bisa mengajarkan visinya kepada pengikutnya; mengajarkan misinya dan juga mengajarkan langkah2 pencapaian visi tersebut.

Jadi seorang pemimpin harus bertindak sebagai pemimpin dan juga sebagai guru terhadap pengikutnya.

Kegagalan para pemimpin dengan visi megah mereka ialah mereka tak bisa mentransfer visi mereka; penyebabnya sangat bervariatif.
1. Kurangnya skill komunikasi.
2. Kurangnya skill mengajar.
3. Tidak menguasai detail visinya yang tercantum didalam misinya.
4. Tidak setia mencapai visinya.

April 21, 2012

Pemimpin Otoriter


Tipe pemimpin yang visioner tetapi otoriter.

Pemimpin jenis ini memiliki kekuatan visi dan keinginan yang kuat untuk menggapai visi itu. Para pengikutnya cenderung terinspirasi dengan visinya dan rela berkorban demi pencapaian visi tersebut. Namun satu hal mendastan miliar yang menjadi kelemahan ialah ia menggunakan kekuatan fisik untuk mencapai visinya.

Di negara-negara yang dikuasai militer, para pemimpin yang represif akan menggunakan kekuatan militer untuk mengendalikan lawan politik mereka juga pengikut mereka untuk mengikuti visi mereka
Kuba dengan president Fidel Castro,
Korea Utara; Kim Jung Ill II
Thailand; kekuatan sebenarnya berada di tangan raja karena raja berkuasa atas militer.
Kamboja; perdana mentri membelanjakan sangat banyak uang untuk meningkatkan kekuatan militernya sehingga para perwira militer yang ikut memakan uang hasil korupsinya terus mendukungnya.
China; dibawah pemerintahan partai komunis mereka telah membangun kekuatan militer yang mengancam kekuasaan negara adidaya Amerika Serikat dan Rusia.

Tidak semua pemimpin otoriter, tetapi semua pemimpin pasti memiliki visi.
Pemimpin otoriter adalah pemimpin yang tidak memiliki kemampuan mengkomunikasikan visinya kepada bawahannya. Sehingga ia harus memaksa pemimpinnya untuk mengikutinya dan melaksanakan semua peritahnya untuk mencapai visinnya.

http:/kepemimpinan.wordpress.com

Followers

Artikel Terpopuler